Musim kemarau sudah tiba, berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kemarau tahun ini diperkirakan akan berlangsung hingga akhir September 2026.
Cuaca yang terik serta udara yang kering, dan berkurangnya sumber air bersih dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), diare, dehidrasi, masalah kulit, dan iritasi mata.
Lalu bagaimana cara pencegahan berbagai penyakit tersebut? Berikut kami rangkumkan tips pencegahan penyakit yang sering terjadi saat musim kemarau.
Pada musim kemarau udara yang kering dan berdebu, sangat mudah mengiritasi saluran pernapasan. Langkah yang bisa dulur lakukan untuk mencegah penyakit ini adalah dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah serta memperbanyak minum air putih.
2. Diare
Diare dapat dipicu oleh kurangnya higienitas yang terjadi karena keterbatasan sediaan air bersih dan perilaku makan yang kurang higienis, bisa dicegah dengan memastikan untuk selalu mencuci tangan menggunakan sabun dan mengonsumsi makanan yang dimasak hingga matang serta merebus air minum sebelum dikonsumsi.
3. Masalah kulit (Dermatitis)
Udara yang kering bisa memicu kulit menjadi kering dan gatal hingga eksim. Gunakan pelembap secara rutin dan hindari mandi dengan air yang terlalu panas.
4. Iritasi mata
Pada musim kemarau debu lebih mudah berterbangan akibat angin yang kencang, hal ini membuat mata rentan teriritasi oleh debu hingga menyebabkan mata merah atau konjungtivitis. Apabila mata dulur terkena debu, hindari mengucek mata agar tidak semakin memerah, gunakanlah kacamata pelindung apabila dulur hendak berkendara.
5. Dehidrasi dan Heat stroke
Pada musim kemarau ini, cuaca yang sangat terik dengan udara yang panas bisa membuat tubuh kita cepat kehilangan cairan hal ini dapat dicegah dengan rutin minum air putih minimal 2 liter per hari. Untuk mencegah heat stroke dulur bisa mengenakan jaket longgar yang tidak terlalu tebal, serta pelindung kepala seperti topi, payung, maupun helm pada saat dulur beraktivitas di luar ruangan.
Akan lebih baik lagi apabila dulur menghindari aktivitas fisik berat di luar ruangan antara pukul 10 pagi hingga 4 sore. Jangan lupa gunakan sunscreen, untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV berlebih.
Itu tadi beberapa penyakit yang berisiko meningkat pada saat musim kemarau apabila dulur mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, maupun sakit perut segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.