Beberapa hewan yang hidup selama jutaan tahun lalu keberadaanya sudah musnah di bumi. Selain Dinosaurus, ada banyak hewan purba lain yang sudah tidak bisa kita jumpai lagi.
Terdapat beberapa faktor penyebab kepunahan, diantaranya aktivitas manusia seperti penebangan liar, pembakaran hutan, hingga perburuan yang merajalela.Selain itu, kepunahan juga disebabkan karena adanya bencana alam besar serta rendahnya tingkat populasi.
Lalu hewan apa saja selain dinosaurus yang pernah ada di bumi ini? Berikut daftar hewan purba yang pernah hidup dan kini telah punah.
1. Dodo (Mauritius)
Burung Dodo merupakan kerabat merpati yang dikenal tidak bisa terbang. Burung ini berasal dari Mauritius, yaitu negara kepulauan kecil di sebelah timur Madagaskar.

Meski memiliki sayap, namun sayap pada burung Dodo tak berfungsi. Mereka pernah hidup di Pulau Mauritius, tanpa ada pemangsa alami mereka. Burung ini memakan buah, kacang, dan biji-bijian. Spesies ini memiliki tinggi sekitar satu meter dan berat 10-20 kilogram. Dodo diperkirakan punah pada tahun 1662.
Hilangnya spesies ini dikarenakan banyak perburuan liar oleh pelaut, deforestasi, serta burung Dodo juga memiliki sifat tidak takut pada predator alami akibat isolasi evolusioner di Pulau Mauritius, rendahnya kemampuan bertahan hidup burung Dodo melanggengkan spesies invasif seperti babi, tikus, monyet, anjing dan kucing, leluasa memangsa telur dan anak Dodo, padahal tingkat reproduksinya sendiri rendah.
2. Thylacine (Harimau Tasmania)
Thylacine atau dikenal dengan nama harimau Tasmania merupakan hewan karnivora marsupial (memiliki kantung perut) yang aktif di malam hari.

Hewan ini pernah hidup di sepanjang Australia, Papua Nugini dan Tasmania. Umumnya berburu kanguru atau bangsa tikus sebagai makanannya.
Hubungan kekerabatannya lebih dekat dengan setan tasmania daripada seekor harimau. Spesies ini pernah menjadi karnivora marsupial terbesar sebelum punah.
Harimau Tasmania punah dikarenakan adanya perburuan intensif oleh manusia dan hilangnya habitat akibat invasi manusia, dan persaingan dengan Dingo yang lebih dominan di daratan Australia, serta masuknya penyakit baru seperti kudis. Hewan ini dinyatakan punah pada tahun 1936, dengan spesimen terakhir mati di kebun binatang Hobart, Tasmania, Australia.
3. Badak Hitam Afrika Barat
Afrika pernah memiliki empat subspesies dari makhluk ikonik ini.

Salah satu ciri khas badak hitam memiliki bibir yang runcing pada bagian atasnya dan agak memanjang.
Panjangnya 3.8 meter dan tinggi sekitar 1.4-1.7 meter, dengan berat berkisar 800-1.300 kilogram.
Hewan ini memiliki dua tanduk dengan ukuran masing-masing, yaitu 0.5-1.3 meter dan yang lain berukuran di antara 2-55 sentimeter.
Badak hitam Afrika hidup kisaran 40 hingga 50 tahun. Mereka dinyatakan punah pada tahun 2011.
Adanya perburuan besar seperti pengambilan cula serta daging terhadap hewan ini, membuatnya punah dan tidak bisa ditemukan lagi di muka bumi.
Itulah deretan hewan yang dinyatakan telah punah di bumi. Banyak faktor yang menyebabkan kepunahan hewan, seperti perburuan liar, invasi manusia terhadap habitat mereka, hingga bencana alam.
Deforestasi yang kian masif, terus menggerus habitat hewan cantik nan eksotis, tanpa adanya usaha pengembalian ekosistem ke semula, apa yang akan kita sisakan untuk generasi selanjutnya? Jika hari ini kita melihat orang utan melintasi area tambang, gajah melintasi pemukiman, maka mungkin kedepan kita hanya mendengar nama- nama hewan tersebut sebagai dongeng yang terdengar indah namun menyimpan cerita ketamakan manusia pada makhluk lainnya. Mari kita jaga alam yang telah memberi kita penghidupan, dengan langkah kecil untuk tidak membuang sampah sembarangan, menanam tanaman di lingkungan, dan menghemat energi.