Viral di media sosial instagram, seorang lelaki terekam kamera pengawas di dalam armada Feeder Trans Semarang menabrakkan diri ke armada di luas Jalan Pantura Kaligawe kota Semarang pada hari Minggu (11/1/2026) sekira pukul 09.02 WIB.
Video detik- detik kejadian tersebut diunggah oleh akun instagram @kejadiansmg.
Nampak dalam rekaman kamera pengawas tersebut seorang pria awalnya berdiri di atas pembatas jalan sisi kiri. Saat armada melaju di sisi kanan ruas jalan tersebut tiba- tiba pria tersebut berlari ke arah armada dan melompat menabrakkan diri ke armada Feeder.
Jarak yang sudah dekat, dan adanya pembatas jalan di sisi kanan feeder, mengakibatkan benturan tak terelakkan meski pengemudi feeder telah berusaha melakukan pengereman.
“Wah gwendeng (wah gila). Seorang lelaki menabrakkan diri ke feeder pagi tadi. Lokasi di depan Nasmoco Kaligawe Terboyo. Infonya sudah 2x melakukan aksinya,” tulis akun @kejadiansmg dikutip pada Senin (12/1/2026).
Dikutip dari laman espos.id, Kepala Badan Layanan Umum (BLU) UPTD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto mengatakan pria tersebut melakukan percobaan tiga kali menabrakan diri ke armada Trans Semarang sebelum akhirnya kecelakaan tak terhindarkan. Dua kejadian sebelumnya pria tersebut tak sampai tertabrak dan hanya terserempet.
Aksinya kali ini membuat pria tersebut pingsan di lokasi kejadian, dan langsung dilarikan ke RSI Sultan Agung Semarang untuk mendapatkan perawatan medis.
Hari mengatakan, terkait motif atau modus tertentu, pihaknya belum menerima laporan resmi hasil penyelidikan dari Inafis Polrestabes Semarang, pihaknya menyerahkan permasalahan tersebut kepada pihak kepolisian yang berwenang.
Diketahui pria tersebut berinisial TY (42) warga Pemalang yang telah memiliki dua orang anak, TY mengaku berpamitan kepada keluarganya untuk bekerja ke wilayah Surabaya sebelum peristiwa tersebut terjadi.
Haris juga mengungkapkan, kondisi TY tidak memiliki riwayat gangguan jiwa, saat melakukan aksi nekatnya kesehatan dan psikologisnya dinyatakan normal.
Pihak Trans Semarang menyatakan siap bertanggung jawab atas insiden kecelakaan yang terjadi meski insiden tersebut merupakan hal yang tak diinginkan.