Siapa yang tak kenal dengan ikan sapu-sapu? Ikan yang dikenal sebagai ikan pembersih akuarium ini ternyata menyimpan banyak ancaman di balik indah dan kokohnya sisik berwarna hitam bercoraknya loh!
Di perairan Indonesia, ikan sapu-sapu bahkan menjadi spesies invasif dengan kemampuan adaptasi yang tinggi, meski berada dalam lingkungan yang tercemar, populasi ikan sapu-sapu akan terus bertambah, keberadaannya mampu menggeser ikan lokal di perairan tersebut apabila tidak segera dikendalikan.
Dikutip dari laman uir.ac.id, dalam artikel berjudul “Bukan Sekedar Ikan Pembersih! Sapu-Sapu jadi Ancaman Serius Perairan Indonesia, Dosen UIR Ungkap Dampak Bagi Ekosistem Air Tawar”, pada hari Rabu (6/5/2026), ikan yang berasal dari sungai Amazon ini tak hanya menjadi ancaman ekosistem saja, ancaman ekologis yang nyata seiring keberadaannya di perairan juga jadi kekhawatiran.
Dampak ekologis seperti erosi hingga pendangkalan air terjadi akibat perilaku menggali (burrowing behavior) pada ikan sapu-sapu. Mereka kerap menggali tanah, membuat lubang di tepi sungai dan danau sebagai sarang, lubang tersebut kemudian digunakan sebagai tempat ribuan telur ikan sapu-sapu hingga menetas.
Dengan banyaknya jumlah ikan sapu-sapu yang membuat sarang, maka potensi erosi atau pengikisan tanah pada tebing sungai dan sedimentasi atau pengendapan material padat di sungai meningkat.
Maka, perlu adanya pengendalian ikan invasif ini melalui kebijakan pemerintah serta andil masyarakat sangat diperlukan dalam kontrol ikan sapu-sapu di perairan sekitar dengan tidak melepas liarkan ikan sapu-sapu yang dimiliki atau ditangkap.