Seorang sopir truk meninggal dunia saat mengisi angin roda truk yang dikemudikannya di Jalan Arteri Yos Sudarso tepatnya di depan GMI Jireh, Semarang Utara, Kota Semarang pada hari Rabu (6/5/2026) sekira pukul 14.18 WIB.
Informasi terkait kejadian tersebut diunggah oleh akun @relawangabungansemarang dikutip pada hari Kamis (6/5/2026). Dalam unggahan tersebut diketahui korban terkena ledakan ban truk saat diisi angin.
Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat di kepala, jenazahnya kemudian dibawa ke RSUP Dr Kariadi menggunakan mobil jenazah PMI Kota Semarang.
Dikutip dari laman rmoljawatengah.id, pada hari Kamis (6/5/2026), diketahui korban bernama Harno Santoso (40) warga Kabupaten Batang, korban sudah datang di lokasi kejadian sejak pukul 13.00 WIB, untuk mengisi tekanan angin ban truk.
Dodi, pekerja tambal ban di lokasi mengatakan kepada Rmol Jateng, bahwa korban meminta tekanan angin hingga 170 psi untuk ban truknya,korban termasuk pelanggan yang sering datang ke tempat tambal ban tersebut.
Dodi juga menambahkan, permintaan tekanan tinggi seperti 170 psi hingga 180 psi kerap ia jumpai untuk jenis ban tertentu dan tak pernah menimbulkan insiden serupa, baru kali ini, insiden terjadi, saat proses pengisian berlangsung dan tekanan baru mencapai sekitar 100 psi, ban tiba-tiba meledak.
Pada saat kejadian, posisi kepala korban terlalu dekat dengan ban, velg ban terpental dan bagian ban pecah kemudian menghantam korban hingga korban terjatuh tak berdaya di tepi jalan.
Kini pihak kepolisian Polsek Semarang Utara dan tim Inafis Polrestabes Semarang masih melakukan olah tempat kejadian perkara.