Publik belakangan dibuat geger dengan adanya berita terkait kematian penumpang kapal pesiar MV Hondius akibat infeksi Hantavirus jenis Andes Virus pada periode bulan April hingga Mei 2026, sebanyak 3 orang penumpang dilaporkan meninggal dunia.
Perlu diketahui Hantavirus tipe Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) sudah masuk ke negara Indonesia dua tahun terakhir, Hantavirus jenis ini menyerang ginjal.
Dikutip dari laman cnbcindonesia.com pada hari Selasa (12/5/2026), tercatat sudah ada 23 kasus terdeteksi dan 3 orang meninggal dunia akibat virus zoonosis ini. Hantavirus menyebar utamanya dari hewan pengerat seperti tikus rumah atau tikus liar ke manusia melalui debu yang terkontaminasi urine, feses, atau air liur tikus yang terinfeksi.
Gejala umum yang tampak pada manusia yang terpapar Hantavirus tipe HFRS meliputi demam tinggi hingga menggigil, nyeri otot hebat, sakit kepala, dan gangguan penglihatan, mual, muntah, dan diare, pada tahap lanjutan dapat terjadi penurunan tekanan darah dan gangguan fungsi ginjal. Gejala ini baru akan terlihat beberapa minggu usai paparan terjadi.
Meski belum ada vaksin khusus atau obat untuk hantavirus, namun pencegahan dapat dilakukan dengan melakukan pengendalian tikus, menjaga kebersihan rumah agar tak menjadi sarang tikus serta membuang sampah pada tempatnya, pasalnya tikus sangat tertarik dengan sampah yang menumpuk atau berserakan begitu saja, ini meningkatkan resiko adanya urine atau feses di sekitar sampah yang dibuang tidak pada tempatnya.
Lakukan pembersihan dengan aman, apabila anda mencurigai area yang terdapat sarang tikus atau sering dilewati tikus, gunakan sarung tangan dan masker, hindari menyapu secara kering dan semprot desinfektan terlebih dahulu area yang hendak anda bersihkan.
Jika anda mengalami demam mendadak disertai nyeri otot berat setelah melakukan kontrak dengan lingkungan yang kurang higienis, segera lakukan pemeriksaan medis ke fasilitas kesehatan terdekat, semakin cepat virus terdeteksi maka semakin cepat penanganan anda dapatkan untuk menghindari dampak terburuk dari infeksi hantavirus tersebut.