Mayat seorang pria ditemukan mengapung di sebuah rawa bekas galian tambang kawasan Brown Canyon, Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang pada hari Kamis (30/4/2026) sekira pukul 10.30 WIB.
Video terkait penemuan korban diunggah salah satunya oleh akun instagram @kejadiansmg. Dalam unggahan tersebut, tampak tubuh korban terapung dalam posisi telungkup.
“Inalillahi, ditemukan orang MD di danau Brown Canyon. Korban ditemukan sudah dalam keadaan terapung. Saat ini sudah dalam penanganan jajaran kepolisian Inafis di TKP,” tulis akun @kejadiansmg dikutip pada hari Jumat (1/5/2026).
Dikutip dari laman inews.id pada hari Jumat (1/5/2026), Koordinator Relawan Pemburu Mayat Semarang, Arifin mengatakan kepada inews, kondisi korban saat ditemukan tidak mengenakan busana dan tanpa identitas.
Arifin menuturkan, proses evakuasi berjalan cukup sulit karena medan yang ekstrem. Korban ditemukan di area rawa dengan kedalaman sekitar 1 meter, diperkirakan jasad korban sudah berada di lokasi selama 1-2 hari sebelum ditemukan.
Korban mengenakan cincin di jari tangan kanan, berdasarkan hasil pemeriksaan pihak Inafis Polrestabes Semarang, pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka.
Luka tersebut diantaranya, luka pada bagian leher, lidah terjulur, serta beberapa luka lecet di area kepala dan tubuh lainnya. Diduga ada lebam di bagian leher korban.
Kapolsek Tembalang, Kompol Tyas mengatakan, pihaknya menerima laporan penemuan mayat dari warga pada pagi hari, pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab pasti kematian korban karena masih menunggu hasil autopsi, namun dugaan sementara mengarah pada adanya tindak kekerasan, Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Semarang guna dilakukan autopsi untuk penyelidikan lanjut.