Jalan Gombel Lama akan diperbaiki mulai bulan April 2026, diprediksi pengerjaan jalan ini akan memakan waktu hingga tujuh bulan lamanya.
Proyek perbaikan jalan turunan Gombel ini masuk ke dalam preservasi Jalan Semarang- Sruwen yang ditargetkan rampung pada akhir 2027.
Dikutip dari laman radarsemarang.jawapos.com, pada hari Sabtu (14/3/2026), Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah- DI Yogyakarta Moch Iqbal Tamher mengatakan kepada radar pada hari Minggu (8/3/2026), pengerjaan turunan Gombel sengaja dijadwalkan setelah arus mudik dan balik lebaran selesai, untuk menghindari kemacetan.
Menurutnya, jalan Gombel ini menjadi rute utama penghubung Kota Semarang menuju Solo, Magelang, Temanggung, juga Yogyakarta, jika perbaikan dilakukan menjelang arus mudik akan menimbulkan kemacetan.
Terlebih Kementerian Perhubungan sudah mewanti- wanti agar seluruh pengerjaan jalan dihentikan sementara H-10 lebaran dan mulai dilanjutkan H+10 lebaran mendatang.
Perbaikan turunan Gombel Lama membutuhkan waktu cukup lama karena bukan sekedar pengaspalan biasa, struktur jalan harus dibongkar total karena berada di area patahan tanah.
Harus ada pembuatan struktural pondasi yang panjang, bore pile dan baru bisa ditangani oleh pihaknya, namun demikian pada tahap akhir permukaan jalan tetap akan dilapisi aspal, setelah pembangunan struktur beton dan dinding penahan tanah (DPT) untuk memperkuat konstruksi jalan.
Arus lalu lintas nantinya akan diterapkan contra flow, dari turunan Gombel akan dialihkan ke Jalan Gombel Baru yang menanjak. Masyarakat pengguna jalan diimbau bersabar dan mematuhi rambu- rambu lalu lintas selama masa pengerjaan, khususnya saat pengalihan arus di kawasan Gombel mulai April 2026 mendatang.