Sabtu siang (21/3/2026), warga di Jalan Mulawarman Timur RT 03 RW 03, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang dikagetkan dengan suara ledakan dari atap salah satu rumah warga.
Dikutip dari unggahan akun instagram resmi milik Polsek Pedurungan, yakni @polsekpedurungan, Saksi kejadian tersebut mengatakan, awalnya pada pukul 13.30 WIB, saksi mendengar empat kali suara ledakan dari arah lokasi kejadian, usai mendekat, warga mendapati balon udara yang membara rangkaian petasan mendarat di atap rumah tersebut.
Beruntung, tak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, pemilik rumah yakni Darto (55), yang pada saat kejadian tengah mudik ke Tasikmalaya bersama keluarga.
Akibat ledakan petasan, atap rumah yang bermaterial genting pecah, dan plafon kamar juga jebol. Pihak kepolisian Polsek Tembalang, sampai di lokasi kejadian pada pukul 14.00 WIB usai mendapat laporan dari warga.
Sesampainya di lokasi kejadian, pihak kepolisian segera mengamankan area, di lokasi kejadian juga ditemukan sejumlah petasan berbagai ukuran yang belum sempat meledak. Bahan peledak rakitan tersebut kemudian diamankan oleh pihak kepolisian.
Pada hari Minggu (22/3/2026), tim Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Tengah melakukan disposal atau pemusnahan terhadap bahan peledak yang diamankan dari lokasi kejadian di area Lapangan Tembak Kodam IV/Diponegoro, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang.
Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 09.45 WIB hingga pukul 11.45 WIB, kegiatan pemusnahan bahan peledak tersebut dipimpin oleh Ipda Agus Santoso dengan metode burning atau pembakaran yang sesuai dengan prosedur standar penanganan bahan berbahaya dan berpotensi menimbulkan ledakan.
Kapolsek dan Wakapolsek Tembalang bersama sejumlah pejabat fungsi Polsek Tembalang turut hadir dalam proses pemusnahan bahan peledak tersebut.
Kapolsek Tembalang, Kompol Kristiyastuti Handayani menyampaikan pemusnahan ini merupakan langkah cepat dan tepat untuk mengantisipasi potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh bahan peledak.