Kebakaran terjadi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5, yang berlokasi di Jalan Dokter Cipto, Nomor 121, Karangturi, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang pada hari Kamis (2/3/2026) sekira pukul 21.15 WIB.
Video terkait kejadian tersebut diunggah salah satunya oleh akun instagram @kejadiansmg, dalam unggahan tersebut nampak api berkobar hebat di ruang kelas dalam sekolah tersebut. Beberapa petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api dengan menjebol pintu ruang kelas agar proses pemadaman berjalan lancar.
“Kobongan lur (kebakaran lur), lokasi di ruang kelas SMK 5 Jl Dr Cipto. Saat ini sudah berhasil dipadamkan tim damkar,” tulis akun @kejadiansmg.
Dikutip dari laman radarsemarang.jawapos.com, diduga penyebab kebakaran terjadi karena adanya korsleting listrik di ruangan praktek listrik sekolah tersebut.
Saksi pertama yang mengetahui kejadian tersebut yakni Rizal Fardiansyah, warga Gayamsari yang merupakan petugas keamanan dan Parmo, warga Pandean Lamper.
Awalnya mereka melihat listrik padam, kemudian keduanya menuju meteran listrik untuk berusaha menyalakan kembali listrik, namun listrik tetap tidak menyala, keduanya kemudian mengecek dan melihat adanya percikan api di ruang praktek listrik.
Keduanya bergegas mengambil APAR guna memadamkan api, namun usahanya tak membuahkan hasil, api semakin besar, keduanya berteriak meminta pertolongan warga sekitar sambil menghubungi Polsek Semarang Timur untuk kemudian diteruskan kepada Dinas Kebakaran Kota Semarang.
Iptu Andy Susanto, Kapolsek Semarang Timur mengatakan kepada radar semarang, diduga kebakaran terjadi akibat korsleting listrik.
Pihak damkar mengerahkan sebanyak 16 petugas pemadam guna menjinakkan si jago merah. Menurut Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang, Tantri Pradono, hanya satu ruangan yakni ruang laboratorium yang terbakar, meski tak ada korban jiwa dalam kejadian ini namun kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta.