Liburan berubah menjadi duka mendalam, seorang remaja dikabarkan meninggal dunia usai tenggelam di perairan Rawa Pening pada hari Sabtu (28/3/2026) sekira pukul 10.00 WIB.
Informasi ini diunggah salah satunya oleh akun instagram @portalsemarang pada hari Sabtu (28/3/2026).
Dari unggahan akun tersebut, diketahui kejadian ini bermula saat korban bersama teman dan keluarga berangkat menuju Kampung Rawa untuk bermain air dan branjang.
Sesampainya di lokasi korban bersama teman- temannya mencoba berenang dari branjang satu ke branjang lain, diduga korban kelelahan saat berenang lalu tenggelam.
Dikutip dari laman detik.com, pada hari Sabtu (28/3/2026), korban bernama Yusuf (17), berstatus pelajar kelas 10 SMA, berdomisili di Lingkungan Junggul, Kelurahan Bandungan, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.
Kapolsek Ambarawa, AKP Ririh Widiastuti mengatakan kepada detik, korban bersama tiga orang saksi berangkat sekitar pukul 08.00 WIB dari Bejalen, diantar perahu warga dan menyewa satu branjang untuk menjaring ikan.
Pada pukul 10.30 WIB, mereka berenang dari branjang yang disewa ke branjang lain yang berjarak sekitar 50 meter, namun saat berada di tengah danau, diduga, korban tidak kuat berenang sampai ke branjang lainnya, dua saksi berusaha menolong namun tak berhasil. Korban kemudian tenggelam ke dasar danau.
Seorang nelayan bernama Fandy (40) yang mengetahui kejadian tersebut sekitar 15 menit usai kejadian, berupaya mencari korban. Korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Petugas dan tim SAR Gabungan kemudian dayang dan mengevakuasi korban ke RSUD dr Gunawan Mangunkusumo, hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda kekerasan, korban meninggal dunia diduga karena tenggelam.
Ririh mengimbau masyarakat yang hendak berkunjung ke wisata air agar mengutamakan keselamatan dan meminta para wisatawan untuk dapat mengukur kemampuan diri agar peristiwa serupa tak terulang.