Hebat Dan Pemberani : Tiga Pahlawan Nasional Perempuan Dari Jawa Tengah

Kudureti News

21 April 2026 | 4 Menit Baca

Placeholder image
Penulis: Eka Lestari
|
Editor: Acil

Jawa Tengah merupakan salah satu daerah yang memiliki sejarah panjang terkait dengan perjuangan bangsa Indonesia. Daerah ini punya peranan krusial dalam mempertahankan kemerdekaan.

 

Jawa Tengah berkontribusi terhadap perlawanan dan strategi bangsa Indonesia dalam melawan penjajah. Daerah yang dikenal sebagai pusat kebudayaan Jawa ini, memiliki pahlawan Nasional yang hebat dan berjasa besar, dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak pribumi.

 

Jawa Tengah telah melahirkan pahlawan perempuan yang cerdas dan berpengaruh. Mereka ikut berjuang demi kepentingan negara, baik dari segi pendidikan, emansipasi, hingga perang.

 

Berikut pahlawan perempuan asal Jawa Tengah yang hebat dan pemberani.

 

1. Raden Ajeng Kartini 

 

Raden Ajeng Kartini merupakan sosok yang berjasa dalam memperjuangkan nasib perempuan. Ia merupakan putri seorang bupati Jepara dari pasangan Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat dan M. A. Ngasirah. 

 

Raden Ajeng Kartini adalah tokoh yang berani menyuarakan fenomena diskriminasi terhadap kaum perempuan di Jawa pada masa itu. Ia merasa adanya perbedaan gender yang tidak adil terutama dibidang pendidikan.

 

Dulu, perempuan jarang mendapatkan pendidikan formal setinggi laki-laki, karena dianggap tidak penting. Saat beranjak remaja, wanita harus tinggal di dalam rumah, dan hanya boleh fokus pada urusan rumah tangga. Hal tersebut adalah salah satu dari banyaknya fenomena kehidupan yang membatasi hak dan potensi perempuan.

 

Melihat fenomena tersebut, R. A Kartini tergerak hatinya untuk mengubah nasib para wanita yang kala itu dianggap sebagai kaum lemah dan mengalami diskriminasi struktural, sehingga mendapatkan keterbatasan akses termasuk dalam hal pendidikan.  

 

R. A Kartini berusaha membuka mata masyarakat dan para penguasa untuk mengubah stigma pada perempuan, agar memiliki kesempatan dan kesetaraan di lingkungan masyarakat.

 

Ia membangun sekolah kecil bagi perempuan di daerah Jepara yang isinya mengajarkan menulis, membaca, dan keterampilan seperti menjahit dan memasak. Selain itu, ia juga menyadarkan hak kepada khalayak melalui surat yang ditulisnya kepada teman-temannya di Belanda (seperti Abendanon), yang berisi pemikiran kritis tentang penderitaan perempuan Jawa, dan dalam bentuk buku berjudul "Habis Gelap Terbitlah Terang".

 

Tak sampai disitu, R. A Kartini juga mengkritik ketidaksetujuannya terhadap tradisi pingitan dan pernikahan paksa, dimana hal tersebut dianggap mengekang kebebasan perempuan. 

R. A Kartini menjadi salah satu sosok yang penting dan berpengaruh yang kini diberi gelar sebagai Pahlawan Nasional.

 

2. Ratu Kalinyamat 

 

Ratu Kalinyamat merupakan seorang penguasa Kerajaan Islam Demak pada tahun 1521-1546. Ia adalah salah satu tokoh dari Jepara yang berpengaruh pada masanya.

 

Memimpin Jepara pada tahun 1549-1579, Ratu Kalinyamat dikenal sebagai pemimpin wanita yang tegas dan disegani. Pada saat kepemimpinannya, ia berhasil mengembangkan wilayah Jepara sebagai pelabuhan dagang dan pusat maritim. Kala itu, Jepara adalah pintu masuk dan pertahanan utama Kerajaan Demak.

 

Bersama Raden Thoyib dari Aceh atau yang lebih dikenal dengan nama Pangeran Hadirin (suaminya), membangun galangan kapal dan mempekerjakan ratusan tukang kayu di wilayah bawahan kekuasaannya seperti Jepara, Kudus, Pati, Juwana dan Rembang.

 

Ratu Kalinyamat membuat Jepara berkembang dan maju. Ia berhasil membuat daerahnya sebagai armada laut yang kuat dan disegani. Dalam catatan sejarah, Ratu Kalinyamat dijuluki sebagai Rainha de Japara senhora poderosa e rica, yaitu Ratu Jepara yang kaya dan berkuasa.

 

Ia dikenal sebagai penguasa yang berani mengusir Portugis dari Nusantara karena dianggap mengancam kedaulatan negara. Pihak Portugis diyakini menghambat dan merugikan perdagangan rempah-rempah di Jepara, hal itu karena pihak koloni yang saat itu berstatus menduduki Malaka pada 1511, dimana daerah Malaka merupakan kota pelabuhan strategis di pesisir barat daya Semenanjung Malaya.

 

Dengan mantap dan percaya diri, Ratu Kalinyamat akhirnya melakukan ekspedisi militer ke Malaka dalam misi membantu Sultan Johor melawan Portugis. Ia mengirimkan armada perang gabungan meliputi kapal perang dan ratusan prajurit.

 

Ekspedisi pertamanya belum membuahkan hasil, namun tidak membuatnya menyerah begitu saja, karena ia melakukan pengiriman armada kedua yang lebih kuat agar bisa menghancurkan pertahanan Portugis.

Meski tidak sepenuhnya berhasil mengusir portugis, Ratu Kalinyamat menjadi salah satu penguasa wanita yang berani melawan penjajah (portugis) yang kala itu berhasil menguasai Malaka. 

 

Ratu Kalinyamat berjasa atas kontribusinya membantu mengusir Portugis demi kepentingan negara. Hingga tercatat namanya dalam historiografi Jawa dan Portugis sebagai sosok wanita (penguasa) yang tegas dan tak kenal rasa takut. Ratu Kalinyamat dianugerahi gelar sebagai Pahlawan Nasional.

 

3. Nyi Ageng Serang 

 

Nyi Ageng Serang atau RA Kustiyah merupakan panglima perang wanita yang terkenal cerdas dengan taktiknya. Ia adalah sosok keturunan darah pejuang dari Sunan Kalijaga dan Leluhur Ki Hajar Dewantara.

 

Sebagai seorang pemimpin militer, Nyi Ageng menjadi komandan tertinggi dalam memimpin pasukan di wilayah Serang, Purwodadi, Demak, Semarang, Kudus, dan Rembang.

 

Nyi Ageng Serang terkenal akan kepintarannya dalam menggunakan senjata dan caranya dalam melakukan perlawanan. Taktik perang terkenalnya di masa itu adalah strategi daun lumbu, yaitu memerintahkan prajurit melakukan perang gerilya dengan cara menutupi kepala menggunakan daun lumbu (keladi), tujuannya untuk menyamarkan diri agar tampak seperti kebun (saat Perang Diponegoro tahun 1825-1830).

Taktik cerdasnya tersebut, berhasil mengelabui Belanda hingga akhirnya pasukan Nyi Ageng Serang berhasil mengepung musuh. Pihak Belanda tidak menyadari adanya penyamaran tersebut yang kemudian membuatnya terkepung dan diserang.

 

Strategi kamuflase menggunakan daun talas berhasil membuat pasukan Belanda terkecoh dan kalah di medan pertempuran. Meski tidak membuat Belanda kalah total, namun taktiknya berhasil memberikan peran besar terhadap kondisi Belanda, sehingga mereka mengalami kesulitan selama Perang Diponegoro. Kegigihannya dalam memimpin pasukan perang, membuatnya ditakuti pihak kolonial. Atas dedikasinya, Nyi Ageng Serang diberi gelar sebagai pahlawan Nasional.

 

Itulah pahlawan Nasional perempuan dari Jawa Tengah yang berhasil melawan penjajah dan membela hak pribumi. Mereka adalah sosok inspirasi bagi perempuan yang mewariskan nilai-nilai keberanian, kecerdasan, dan semangat persatuan di era modern. 

#pahlawannasional #pahlawannasionalperempuan #pahlawanperempuandarijawatengah #retirak #kudureti

Berita Lainnya

mitos-burung-kedasih-yang-diyakini-masyarakat-jawa-burung-kecil-tapi-punya-suara-melengking

Mitos Burung Kedasih Yang Diyakini Masyarakat Jawa : Burung Kecil Tapi Punya Suara Melengking

Kudureti News Apr 20, 2026
nggak-jadi-7-bulan-proyek-perbaikan-jalan-gombel-lama-diultimatum-4-bulan-kelar

Nggak Jadi 7 Bulan! Proyek Perbaikan Jalan Gombel Lama Diultimatum 4 Bulan Kelar!

Kudureti News Apr 20, 2026
mei-full-senyum-dua-event-musik-beda-genre-bakal-meramaikan-kota-semarang-jangan-sampai-kelewat-ya

Mei Full Senyum! Dua Event Musik Beda Genre Bakal Meramaikan Kota Semarang, Jangan Sampai Kelewat Ya!

Kudureti News Apr 20, 2026
bus-trans-jateng-terbakar-di-jalan-s-parman-tidak-ada-korban-jiwa-seluruh-penumpang-dioper-bus-lain

Bus Trans Jateng Terbakar Di Jalan S.Parman : Tidak Ada Korban Jiwa, Seluruh Penumpang Dioper Bus Lain

Kudureti News Apr 18, 2026
wajib-coba-4-rekomendasi-kuliner-di-unnes-yang-enak-dan-ramah-di-kantong

Wajib Coba : 4 Rekomendasi Kuliner Di UNNES Yang Enak Dan Ramah Di Kantong

Kudureti News Apr 17, 2026
pemkot-semarang-bakal-pasang-portal-di-beberapa-titik-di-ngaliyan-guna-mencegah-kecelakaan-truk-besar-kembali-terjadi

Pemkot Semarang Bakal Pasang Portal Di Beberapa Titik Di Ngaliyan Guna Mencegah Kecelakaan Truk Besar Kembali Terjadi

Kudureti News Apr 17, 2026
javanese-salad-with-peanut-sauce-alias-pecel-makanan-khas-jawa-yang-sederhana-dan-penuh-makna-berikut-resepnya

Javanese Salad With Peanut Sauce, Alias Pecel: Makanan Khas Jawa Yang Sederhana Dan Penuh Makna, Berikut Resepnya

Kudureti News Apr 16, 2026
mengenal-bacem-teknik-memasak-khas-jawa-yang-populer-simbol-kreativitas-di-zaman-kolonial

Mengenal Bacem, Teknik Memasak Khas Jawa Yang Populer : Simbol Kreativitas Di Zaman Kolonial

Kudureti News Apr 15, 2026
meriahnya-puncak-mini-mural-fest-overlay-overlap-petemesan-x-hysteria-komunikasi-melalui-karya

Meriahnya Puncak Mini Mural Fest, Overlay Overlap, Petemesan X Hysteria, Komunikasi Melalui Karya!

Kudureti News Apr 14, 2026
rewang-tradisi-gotong-royong-khas-masyarakat-jawa-yang-masih-lestari-hingga-kini

Rewang: Tradisi Gotong Royong Khas Masyarakat Jawa Yang Masih Lestari Hingga Kini

Kudureti News Apr 11, 2026
mitos-bunga-kantil-dalam-budaya-jawa-bunga-cantik-yang-sakral

Mitos Bunga Kantil Dalam Budaya Jawa, Bunga Cantik Yang Sakral

Kudureti News Apr 8, 2026
mural-fest-untuk-perhatian-8-overlay-overlap-grobak-hysteria-usung-hangatnya-interaksi-di-gang-buntu-petemesan-kota-semarang

Mural Fest โ€œUntuk Perhatian 8, Overlay & Overlapโ€, Grobak Hysteria Usung Hangatnya Interaksi Di Gang Buntu Petemesan, Kota Semarang

Kudureti News Apr 7, 2026
enak-dan-segar-tiga-olahan-sayur-khas-jawa-tengah-yang-lezat-dan-populer

Enak Dan Segar : Tiga Olahan Sayur Khas Jawa Tengah Yang Lezat Dan Populer

Kudureti News Mar 17, 2026
wisata-religi-museum-sejarah-islam-di-jawa-tengah-yang-wajib-dikunjungi-untuk-mengisi-ramadhanmu

Wisata Religi : Museum Sejarah Islam Di Jawa Tengah Yang Wajib Dikunjungi Untuk Mengisi Ramadhanmu

Kudureti News Mar 2, 2026
bingung-mau-ngabuburit-kemana-yuk-kesini-viewnya-bagus-loh

Bingung Mau Ngabuburit Kemana? Yuk Kesini, Viewnya Bagus Loh!

Kudureti News Feb 25, 2026
gebyuran-bustaman-guyub-rukunnya-warga-di-tengah-hiruk-pikuk-kota-semarang

Gebyuran Bustaman : Guyub Rukunnya Warga Di Tengah Hiruk Pikuk Kota Semarang

Kudureti News Feb 17, 2026
kuliner-legendaris-khas-semarang-ragam-jenis-olahan-tahu-yang-enak-dan-populer

Kuliner Legendaris Khas Semarang : Ragam Jenis Olahan Tahu Yang Enak Dan Populer

Kudureti News Jan 21, 2026
enak-dan-sehat-olahan-dari-buah-alpukat-yang-simpel-dan-kekinian

Enak Dan Sehat : Olahan Dari Buah Alpukat Yang Simpel Dan Kekinian

Kudureti News Jan 20, 2026
ai-ethics-dapatkah-kita-mempercayai-mesin-untuk-membuat-keputusan-moral

AI Ethics: Dapatkah Kita Mempercayai Mesin Untuk Membuat Keputusan Moral

Kudureti Feb 28, 2025
fintech-di-indonesia-bagaimana-teknologi-membantu-umkm-berkembang

Fintech Di Indonesia: Bagaimana Teknologi Membantu UMKM Berkembang

Kudureti Feb 27, 2025
teknologi-energi-terbarukan-panel-surya-dengan-efisiensi-50-lebih-tinggi

Teknologi Energi Terbarukan: Panel Surya Dengan Efisiensi 50% Lebih Tinggi

Kudureti Feb 26, 2025