‘Who Do You Call When Police Murders?’, Pesan Menohok Massa, Tuntut Usut Tuntas Penembakan Pelajar Semarang

Kudureti News

29 November 2024 | 2 Menit Baca

Placeholder image
Penulis: admin
|
Editor: admin

Massa kamisan Semarang #JusticeForGamma menggelar aksi di halaman kantor Polda Jawa Tengah, Kelurahan Mugassari, Kecamatan Semarang Selatan pada 28 November 2024, aksi dimulai sekira pukul 16.50 WB.

 

Aksi yang diikuti para mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip), peserta aksi kamisan dan beberapa siswa SMA itu menuntut kasus penembakan siswa SMKN 4 Semarang oleh anggota polisi dapat diusut tuntas.

 

Massa membentangkan poster bertuliskan ‘#JusticeForGamma’, ‘Aksi Kamisan, jangan diam, jangan diam, lawan’, ‘wartawan BUKAN humas Polri’, dan ‘police everywhere justice nowhere’. Poster ini dipasang membentang menutupi banner Polda Jateng.

 

Aksi dimulai dengan penampilan teatrikal dua orang yang menceritakan seorang polisi yang tengah menembak seorang warga sipil. Ia mengacungkan senjata kepada warga sipil yang dari dahinya kemudian bercucuran cairan merah melambangkan darah. 

 

Aksi yang juga diikuti beberapa siswa SMA sebagai bentuk solidaritasnya itu usai pukul 19.00 WIB. Nampak beberapa mahasiswa menempelkan selotip di jalan hingga membentuk tulisan ‘WDYC (Who do you call) when police murders?’ (Siapa yang kalian hubungi jika polisi adalah pembunuh?).

 

Massa juga membakar poster dan traffic cone yang dibawa, serta menyalakan kembang api, meski sempat bersitegang namun aksi berlangsung damai.

 

Diketahui dalam kasus penembakan siswa SMK di Semarang ini terdapat beda kesaksian antara pihak kepolisian dengan satpam perumahan yang menjadi lokasi kejadian dan guru korban G (17).

 

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban merupakan pelaku aksi tawuran, adanya tawuran di lokasi kejadian menjadi alasan terduga pelaku yang merupakan anggota polisi menembak korban yang tengah berboncengan dengan rekannya guna melerai tawuran yang terjadi. Hal ini berbeda dengan kesaksian yang diberikan satpam perumahan tersebut.

 

Satpam yang enggan disebutkan namanya tersebut mengatakan tidak ada tawuran di lokasi kejadian.

 

“Tidak ada tawuran. Temanku yang jaga malam memastikan itu juga tidak ada tawuran. Kalau ada tawuran kami pasti tahu dan buat laporan (ke atasan),” kata satpam tersebut.

 

Pihak sekolah juga meragukan jika korban G adalah anggota gangster, hal tersebut disampaikan oleh staff kesiswaan SMK N 4 Semarang , Nanang Agus B.

 

“Kalau korban tergabung gangster kami tidak tahu. Namun, rekam jejak mereka (korban) itu baik dan berprestasi. Jadi dihubungkan ke gangster kesimpulan kami ya tidak,” terangnya.

 

“Kalau tawuran kok bertiga, terus mereka dari organisasi baik. Apa mungkin tertembak salah sasaran. Katanya yang melakukan oknum polisi atau siapa pun itu belum tahu,” imbuh Nanang.

 

Koordinator Aksi Kamisan, Amin Muktafa mengatakan aksi digelar guna merespons maraknya pembunuhan oleh polisi yang hingga kini belum terselesaikan, salah satunya kasus penembakan seorang pelajar SMKN 4 Semarang.

 

“Pelajar seharusnya bisa belajar bebas malah dibunuh hanya gara- gara senggolan dibalas tembakan. Ini menjadi akumulasi kemarahan rakyat dan mahasiswa. Seharusnya polisi menjadi penegak hukum, pengayom, dan pengaman masyarakat, nyatanya tindakan menyakitkan terhadap masyarakat. Masalah nyawa tidak bisa dihitung atau ditukar dengan nyawa,” jelas Amin.

Penembakansiswasmksemarang Polisitembaksiswasmkdisemarang Kasuspenembakansiswasmksemarang Semarang Beritasemarang Unjukrasa Justiceforgamma

Berita Lainnya

hasil-autopsi-keluar-polisi-amankan-sejoli-pelaku-pembuangan-bayi-di-bandungan

Hasil Autopsi Keluar, Polisi Amankan Sejoli Pelaku Pembuangan Bayi Di Bandungan

Kudureti News Sep 11, 2026
tega-bayi-laki-laki-dalam-kardus-ditemukan-warga-penggaron-kidul-di-samping-rumah

Tega! Bayi Laki-laki Dalam Kardus Ditemukan Warga Penggaron Kidul Di Samping Rumah

Kudureti News Sep 10, 2026
wisata-legendaris-semarang-tempat-liburan-lama-yang-kini-tinggal-kenangan

Wisata Legendaris Semarang: Tempat Liburan Lama Yang Kini Tinggal Kenangan

Kudureti News Sep 9, 2026
sopir-ngaku-ikuti-google-maps-truk-penabrak-gapura-puri-anjasmoro-diamankan-di-kic-ngaliyan

Sopir Ngaku Ikuti Google Maps, Truk Penabrak Gapura Puri Anjasmoro Diamankan Di KIC Ngaliyan

Kudureti News Sep 9, 2026
wisata-legendaris-semarang-tempat-hiburan-yang-kini-berganti-ruang-me-ngikuti-perkembangan-zaman

Wisata Legendaris Semarang: Tempat Hiburan Yang Kini Berganti Ruang Mengikuti Perkembangan Zaman

Kudureti News Sep 8, 2026
otak-dibanjiri-distraksi-digital-ini-5-alasan-catur-bisa-jadi-latihan-otak-terbaik

Otak Dibanjiri Distraksi Digital? Ini 5 Alasan Catur Bisa Jadi ‘Latihan Otak’ Terbaik!

Kudureti News Agt 31, 2026
tradisi-nginang-permen-karet-khas-nusantara-yang-kian-tergerus-zaman

Tradisi Nginang: “Permen Karet” Khas Nusantara Yang Kian Tergerus Zaman

Kudureti News Agt 26, 2026
primaria-fest-2026-semarang-datang-dulur-iks-jangan-lupa-pake-kode-promonya-ya

Primaria Fest 2026 Semarang Datang! Dulur IKS Jangan Lupa Pake Kode Promonya Ya!

Kudureti News Agt 24, 2026
women-s-fun-fishing-tournament-gak-cuma-senang-pulang-bawa-ikan-bara-puan-bekali-pesan-jaga-pesisir-dari-ancaman-tenggelam

Women’s Fun Fishing Tournament: Gak Cuma Senang Pulang Bawa Ikan, Bara Puan Bekali Pesan Jaga Pesisir Dari Ancaman Tenggelam

Kudureti News Agt 24, 2026
semarang-rasa-di-jepang-spot-foto-viral-cantiknya-bunga-tabebuya-di-jalan-madukoro

Semarang Rasa Di Jepang: Spot Foto Viral! Cantiknya Bunga Tabebuya Di Jalan Madukoro

Kudureti News Agt 22, 2026
rayakan-hut-ri-ke-81-pemerintah-kota-semarang-gelar-event-musik-gratis-untuk-warga-di-balaikota

Rayakan HUT RI Ke-81, Pemerintah Kota Semarang Gelar Event Musik Gratis Untuk Warga Di Balaikota

Kudureti News Agt 17, 2026
semarang-makin-semarak-oti-fried-chicken-dan-kov-koffie-segera-buka-gerai-baru

Semarang Makin Semarak: OTI Fried Chicken Dan KOV Koffie Segera Buka Gerai Baru

Kudureti News Jul 31, 2026
moenasiah-short-escape-pecinta-literasi-ngopi-slow-bar-sambil-baca-buku-di-semarang

Moenasiah, Short Escape Pecinta Literasi: Ngopi Slow Bar Sambil Baca Buku Di Semarang

Kudureti News Jul 28, 2026
resep-semur-daging-sapi-sederhana-empuk-simpel-dan-pastinya-enak

Resep Semur Daging Sapi Sederhana: Empuk, Simpel Dan Pastinya Enak

Kudureti News Mei 30, 2026
poj-city-bersolek-lagi-bakal-ada-hotel-bintang-empat-satu-kawasan-dengan-mall-23-semarang

POJ City Bersolek Lagi! Bakal Ada Hotel Bintang Empat, Satu Kawasan Dengan Mall 23 Semarang!

Kudureti News Mei 18, 2026
ekomendasi-cafe-dan-resto-ciamik-di-kota-lama-semarang-perpaduan-bangunan-vintage-dengan-lezatnya-sajian-premium

Ekomendasi Cafe Dan Resto Ciamik Di Kota Lama Semarang : Perpaduan Bangunan Vintage Dengan Lezatnya Sajian Premium

Kudureti News Mei 11, 2026
enak-dan-segar-tiga-olahan-sayur-khas-jawa-tengah-yang-lezat-dan-populer

Enak Dan Segar : Tiga Olahan Sayur Khas Jawa Tengah Yang Lezat Dan Populer

Kudureti News Mar 17, 2026
kuliner-legendaris-khas-semarang-ragam-jenis-olahan-tahu-yang-enak-dan-populer

Kuliner Legendaris Khas Semarang : Ragam Jenis Olahan Tahu Yang Enak Dan Populer

Kudureti News Jan 21, 2026
ai-ethics-dapatkah-kita-mempercayai-mesin-untuk-membuat-keputusan-moral

AI Ethics: Dapatkah Kita Mempercayai Mesin Untuk Membuat Keputusan Moral

Kudureti Feb 28, 2025
fintech-di-indonesia-bagaimana-teknologi-membantu-umkm-berkembang

Fintech Di Indonesia: Bagaimana Teknologi Membantu UMKM Berkembang

Kudureti Feb 27, 2025
teknologi-energi-terbarukan-panel-surya-dengan-efisiensi-50-lebih-tinggi

Teknologi Energi Terbarukan: Panel Surya Dengan Efisiensi 50% Lebih Tinggi

Kudureti Feb 26, 2025