Akhir pekan di Semarang kini identik dengan jalan-jalan ke mal, kulineran, atau mencari hiburan di tempat-tempat kekinian. Namun, apakah dulur tahu, generasi sebelumnya punya tempat favorit sendiri untuk menghabiskan hari libur?
Dahulu, beberapa wahana wisata bisa dipenuhi pengunjung, terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Kini, suasana itu tak lagi ditemukan. Sebagian tempat telah berhenti beroperasi dan hanya menyisakan kenangan bagi mereka yang pernah datang.
Merupakan salah satu taman hiburan yang cukup melekat dalam ingatan masyarakat Semarang. Tempat ini beroperasi sekitar 2004 dan resmi berhenti beroperasi pada 2017. Kondisi terbaru pada 2026 menunjukkan bekas taman hiburan ini masih menyisakan bangunan dan wahana lama yang sebagian sudah rusak serta ditumbuhi semak. Namun, kawasannya masih digunakan sesekali untuk kegiatan masyarakat.
Siapa yang dulu tiap akhir pekan selalu renang di sini Lur? Tempat ini menjadi salah satu pilihan wisata air yang pernah populer di Semarang. Tempat ini diperkirakan beroperasi sekitar 1990 hingga 2020. Selain menyediakan kolam renang, kawasan tersebut juga menjadi tempat masyarakat bersantai dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Namun, saat ini tempat tersebut tinggal kenangan. Unggahan akun @semarangskyject pada 3 Juli 2025 menunjukkan kondisi bangunan yang hanya menyisakan puing-puing.
Water Blaster dulunya merupakan salah satu destinasi wisata air favorit warga Semarang yang berlokasi di Graha Candi Golf. Water Blaster mulai beroperasi sejak tahun 2008. Wahana ini dulu sukses memacu adrenalin pengunjung dengan berbagai seluncurannya yang ekstrem. Namun, kejayaan tersebut terpaksa terhenti. Wahana ini resmi ditutup pasca pandemi COVID-19 karena penurunan jumlah pengunjung yang drastis, membuat pendapatan tidak mencukupi biaya operasional.
Berbagai tempat tersebut kini sudah tidak lagi beroperasi seperti dahulu. Namun, keberadaannya meninggalkan cerita dan kenangan bagi masyarakat yang pernah berkunjung. Pergantian zaman memang membuat wajah tempat rekreasi di Semarang terus berubah, tetapi kenangan tentang tempat-tempat legendaris tersebut tetap menjadi bagian dari sejarah dan perjalanan Kota Semarang.