Warga Semarang Tewas Usai “Dijemput” Oknum Polisi Jogja, Keluarga Lapor Ke Polda Jateng

Kudureti News

11 Januari 2025 | 3 Menit Baca

Placeholder image
Penulis: admin
|
Editor: admin

Seorang warga Purwosari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Darso (43) dilaporkan tewas usai dijemput beberapa polisi asal Jogja.

 

Pihak keluarga korban mendatangi Mapolda Jateng pada Jumat (10/1/2025) sekitar pukul 19.00 WIB, pelaporan selesai sekitar pukul 22.30 WIB. Laporan tersebut telah diterima SPKT Polda Jateng dengan nomor Laporan Polisi LP/B/3/I/2025/SPKT/Polda Jawa Tengah.

 

Kuasa hukum keluarga, Antoni Yudha Timor mengatakan, korban diduga kuat dianiaya oleh polisi tersebut, peristiwa tersebut terjadi September 2024 namun baru sekarang dilaporkan.

 

Menurut Antoni, kasus itu berawal saat Darso pergi ke Jogja dengan mengendarai mobil rental pada Juli 2024.

 

“Korban ini dia nyupir, nabrak orang, kemudian sempat bertanggung jawab. Sudah dibawa ke klinik, tapi mungkin karena nggak punya uang, jadi ninggal KTP,” Jelas Antoni, Sabtu (11/1/2025).

 

Setelah peristiwa itu Darso pergi ke Jakarta untuk mencari uang. Dua bulan berikutnya barulah Darso pulang ke rumahnya di Semarang. Tak lama kemudian datanglah polisi dari polresta Jogja ke rumahnya.

 

“Tiga anggota (polisi) itu menanyakan kebenaran alamat Pak Darso, sesuai alamat KTP yang ditinggalkan korban di Jogja. Istri manggil korban, korban menemui anggota, istri korban masuk rumah lagi,” jelas Antoni.

 

Saat keluar rumah lagi, istri korban sudah tak melihat korban.

 

“Keluar rumah, korban sudah tidak ada. Korban pun dibawa tanpa surat penangkapan, surat tugas dan tanpa surat apapun,” imbuh Antoni.

 

Satu jam kemudian, keluarga korban mendapat kabar bahwa korban berada di rumah sakit, korban menderita beberapa luka di tubuhnya.

 

“Menurut istri korban ada luka lebam di wajah, kemudian korban bercerita bahwa dada, perutnya sakit. Korban cerita kepada adiknya, dia dipukuli di sekitar perut,” terangnya.

 

Usai menjalani perawatan di rumah sakit, Darso dibawa pulang ke rumah, namun beberapa hari kemudian dia meninggal dunia.

 

Saat masih berada di rumah sakit, korban sudah bercerita tentang penganiayaan yang dilakukan oleh polisi yang menjemputnya dan meminta agar peristiwa tersebut dilaporkan.

 

“Karena keluarga ini nerimo, ketika korban meninggal, dikuburkan begitu saja. Pemukulannya di Semarang 21 September 2024. Meninggalnya 29 September,” tuturnya.

 

Meski demikian, pihak keluarga korban sempat menjalani mediasi namun berjalan buntu, hal ini membuat korban akhirnya menempuh jalur hukum.

 

Istri korban, Poniyem menambahkan, saat berada di IGD RS Permata Medika, korban dalam kondisi sesak napas, dan sadar bahkan sempat berbincang.

 

“Tapi tidak ngomong apa- apa soal kejadiannya, tapi setelah oknumnya itu pergi baru bilang kalau saya habis dipukuli sama yang jemput,” tutur Poniyem.

 

Menanggapi pelaporan anggotanya, pihak Polresta Jogja buka suara. Kasi Humas Polresta Jogja, AKP Sujarwo menyatakan pihaknya siap bekerja sama dengan Polda Jateng dan mendukung upaya penyelidikan hingga tuntas.

 

“Selanjutnya, karena laporan tersebut di Polda Jateng, untuk itu kami segenap personel Polresta Jogja berkomitmen mendukung sepenuhnya apapun upaya- upaya yang akan dilakukan oleh Polda Jateng. Baik upaya penyelidikan sampai dengan penyidikan,” tegas Sujarwo, Sabtu (11/1/2025).

 

Sujarwo mengatakan, pihaknya meminta waktu untuk mengumpulkan fakta- fakta guna mengetahui kronologis dan peristiwa apa yang terjadi. Mengingat kejadiannya terjadi pada bulan September 2024. Ia juga menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Polda Jateng dan mengawal kasus ini hingga selesai.

Wargasemarangtewasusaidijemputpolisi Polisijogja Polrestajogja Beritasemarang Kejadiansemarang Poldajateng

Berita Lainnya

pemkot-semarang-bakal-pasang-portal-di-beberapa-titik-di-ngaliyan-guna-mencegah-kecelakaan-truk-besar-kembali-terjadi

Pemkot Semarang Bakal Pasang Portal Di Beberapa Titik Di Ngaliyan Guna Mencegah Kecelakaan Truk Besar Kembali Terjadi

Kudureti News Apr 17, 2026
javanese-salad-with-peanut-sauce-alias-pecel-makanan-khas-jawa-yang-sederhana-dan-penuh-makna-berikut-resepnya

Javanese Salad With Peanut Sauce, Alias Pecel: Makanan Khas Jawa Yang Sederhana Dan Penuh Makna, Berikut Resepnya

Kudureti News Apr 16, 2026
seorang-pengendara-motor-meninggal-dunia-usai-terlibat-kecelakaan-dengan-truk-box-di-citarum-kota-semarang

Seorang Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Terlibat Kecelakaan Dengan Truk Box Di Citarum, Kota Semarang

Kudureti News Apr 16, 2026
mobil-pick-up-terbakar-di-depan-pertokoan-jurnatan-semarang-berhasil-dipadamkan-warga-sekitar

Mobil Pick Up Terbakar Di Depan Pertokoan Jurnatan Semarang : Berhasil Dipadamkan Warga Sekitar

Kudureti News Apr 15, 2026
mengenal-bacem-teknik-memasak-khas-jawa-yang-populer-simbol-kreativitas-di-zaman-kolonial

Mengenal Bacem, Teknik Memasak Khas Jawa Yang Populer : Simbol Kreativitas Di Zaman Kolonial

Kudureti News Apr 15, 2026
meriahnya-puncak-mini-mural-fest-overlay-overlap-petemesan-x-hysteria-komunikasi-melalui-karya

Meriahnya Puncak Mini Mural Fest, Overlay Overlap, Petemesan X Hysteria, Komunikasi Melalui Karya!

Kudureti News Apr 14, 2026
gaya-hidup-murah-dan-sehat-ala-gen-z-tren-makanan-kukusan-sebagai-menu-sarapan-hingga-cemilan-yang-sedang-populer

Gaya Hidup Murah Dan Sehat Ala Gen Z: Tren Makanan Kukusan Sebagai Menu Sarapan Hingga Cemilan Yang Sedang Populer

Kudureti News Apr 13, 2026
rewang-tradisi-gotong-royong-khas-masyarakat-jawa-yang-masih-lestari-hingga-kini

Rewang: Tradisi Gotong Royong Khas Masyarakat Jawa Yang Masih Lestari Hingga Kini

Kudureti News Apr 11, 2026
mitos-bunga-kantil-dalam-budaya-jawa-bunga-cantik-yang-sakral

Mitos Bunga Kantil Dalam Budaya Jawa, Bunga Cantik Yang Sakral

Kudureti News Apr 8, 2026
mural-fest-untuk-perhatian-8-overlay-overlap-grobak-hysteria-usung-hangatnya-interaksi-di-gang-buntu-petemesan-kota-semarang

Mural Fest “Untuk Perhatian 8, Overlay & Overlap”, Grobak Hysteria Usung Hangatnya Interaksi Di Gang Buntu Petemesan, Kota Semarang

Kudureti News Apr 7, 2026
tak-kenal-maka-tak-sayang-sesaji-rewanda-wujud-harmoni-manusia-dan-alam-yuk-datang

Tak Kenal Maka Tak Sayang, Sesaji Rewanda : Wujud Harmoni Manusia Dan Alam, Yuk Datang!

Kudureti News Mar 27, 2026
enak-dan-segar-tiga-olahan-sayur-khas-jawa-tengah-yang-lezat-dan-populer

Enak Dan Segar : Tiga Olahan Sayur Khas Jawa Tengah Yang Lezat Dan Populer

Kudureti News Mar 17, 2026
sejarah-dan-fakta-menarik-nastar-ternyata-kue-kering-warisan-belanda-loh

Sejarah Dan Fakta Menarik Nastar, Ternyata Kue Kering Warisan Belanda Loh!

Kudureti News Mar 16, 2026
wisata-religi-museum-sejarah-islam-di-jawa-tengah-yang-wajib-dikunjungi-untuk-mengisi-ramadhanmu

Wisata Religi : Museum Sejarah Islam Di Jawa Tengah Yang Wajib Dikunjungi Untuk Mengisi Ramadhanmu

Kudureti News Mar 2, 2026
bingung-mau-ngabuburit-kemana-yuk-kesini-viewnya-bagus-loh

Bingung Mau Ngabuburit Kemana? Yuk Kesini, Viewnya Bagus Loh!

Kudureti News Feb 25, 2026
gebyuran-bustaman-guyub-rukunnya-warga-di-tengah-hiruk-pikuk-kota-semarang

Gebyuran Bustaman : Guyub Rukunnya Warga Di Tengah Hiruk Pikuk Kota Semarang

Kudureti News Feb 17, 2026
kuliner-legendaris-khas-semarang-ragam-jenis-olahan-tahu-yang-enak-dan-populer

Kuliner Legendaris Khas Semarang : Ragam Jenis Olahan Tahu Yang Enak Dan Populer

Kudureti News Jan 21, 2026
enak-dan-sehat-olahan-dari-buah-alpukat-yang-simpel-dan-kekinian

Enak Dan Sehat : Olahan Dari Buah Alpukat Yang Simpel Dan Kekinian

Kudureti News Jan 20, 2026
ai-ethics-dapatkah-kita-mempercayai-mesin-untuk-membuat-keputusan-moral

AI Ethics: Dapatkah Kita Mempercayai Mesin Untuk Membuat Keputusan Moral

Kudureti Feb 28, 2025
fintech-di-indonesia-bagaimana-teknologi-membantu-umkm-berkembang

Fintech Di Indonesia: Bagaimana Teknologi Membantu UMKM Berkembang

Kudureti Feb 27, 2025
teknologi-energi-terbarukan-panel-surya-dengan-efisiensi-50-lebih-tinggi

Teknologi Energi Terbarukan: Panel Surya Dengan Efisiensi 50% Lebih Tinggi

Kudureti Feb 26, 2025