Warga di Jalan Puspowarno Selatan V, RT 02 RW VI, Semarang Barat, Kota Semarang digegerkan dengan penemuan jenazah bayi perempuan yang ditemukan di tumpukan sampah di wilayah tersebut pada Selasa (25/11/2025) pagi.
Foto terkait penemuan jenazah bayi tersebut diunggah oleh akun Instagram @kejadiansmg pada Selasa (25/11/2025).
“Inalillahi, pagi ini ditemukan bayi di tempat sampah, lokasi di Puspowarno Selatan. Bayi ditemukan oleh pemulung dalam keadaan terbungkus plastik dan sudah tidak bernyawa. Bayi tersebut berjenis kelamin perempuan. Saat ini sudah dalam penanganan jajaran kepolisian,” tulis akun @kejadiansmg dikutip pada Selasa (25/11/2025).
Unggahan ini menuai kecaman dari warganet yang merasa geram kepada orangtua bayi tak berdosa tersebut.
“Marai gegiris ati, anakku pas lahir masuk perina kui rasane dunyo koyo hancur, opomeneh iki dibungkus dibuang, laknatullah wongtuane (Bikin sakit hati, anakku waktu lahir masuk perina itu rasanya seperti dunia hancur, apalagi ini dibungkus dibuang, laknatullah orangtuanya),” tulis akun amirulchaqarif.
“Meneh? Wong kok do tegel Ki mangane opo? Gawe tok isone (Lagi? Orang kok pada tega tuh apa makannya? Bikin saja bisanya),” tulis akun rarayurac.
“Orang- orang yang tega buang/ gugurin itu setelahnya apa bisa hidup tenang ya miris,” tulis akun sasafeli_.
Dikutip dari laman detik.com, Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar mengatakan, bayi perempuan tersebut diduga baru lahir karena masih ada ari-ari (plasenta).
Andre menjelaskan, awalnya salah satu saksi yang berprofesi sebagai pemulung tengah mengambil sampah di tempat sampah kawasan tersebut. Ketika saksi tersebut merobek plastik hitam, saksi melihat bayi yang dibungkus dengan tas biru dan sudah dalam keadaan tak bergerak.
Saksi kemudian melaporkan temuannya kepada warga setempat, warga lain yang mendapat laporan kemudian ikut mengecek bayi tersebut dan menemukan bayi tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia, hal ini kemudian dilaporkan kepada pihak RT yang meneruskan laporan ke pihak LIBAS.
Menurut Andre petugas piket Polsek Semarang Barat tiba di TKP sekira pukul 04.47 WIB, untuk mengamankan TKP dan mencari saksi- saksi, serta mengecek CCTV di area sekitar lokasi kejadian.
Pukul 05.15 WIB, Tim INAFIS Polrestabes Semarang tiba di lokasi kejadian usai mendapatkan laporan untuk melakukan pemeriksaan awal.
Kini jenazah bayi perempuan tersebut dievakuasi ke RS Bhayangkara Kota Semarang oleh pihak Inafis.