Tanjakan Kalipancur, jalur yang menghubungkan Manyaran ke Gunungpati, Kota Semarang yang dibangun pada tahun 2024, mengalami kerusakan yang cukup mengkhawatirkan.
Video terkait kondisi jalan kalipancur yang rusak tersebut salah satunya diunggah oleh akun instagram @semarangskypreject pada Kamis (17/4/2025).
Nampak retakan yang cukup panjang di bagian pembatas jalan, tak hanya pada bagian pembatas jalan, retakan juga muncul di badan jalan beton tersebut. Hal ini tentunya menimbulkan keresahan warga.
“Sekarang kalau lewat sini jadi was- was, Tanjakan Kalipancur di Jalan Candi Penataran Raya, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah ini kondisinya retak- retak di badan jalan dan dinding pembatasnya. Apa yang terjadi? Kenapa bisa begini ya? Padahal jalan yang menghubungkan Manyaran- Gunungpati ini baru jadi tahun lalu loh! Membahayakan keselamatam warga. Tetap berhati- hati dan semoga segera diperbaiki secara maksimal dan menyeluruh bukan sekedar tambal sulam,” tulis akun @semarangskyperject pada Kamis (17/4/2025).
Dikutip dari laman Kompas.com pada Jumat (18/4/2025) seorang warga bernama Indra (29) yang kerap melintasi tanjakan Kalipancur mengaku khawatir dan menyayangkan kondisi jalan tersebut, dia berharap segera dilakukan pengecekan dan perbaikan terhadap jalan itu.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto menuturkan bahwa peroyek Tanjakan Kalipancur merupakan hasil kerja sama dengan pihak ketiga melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR), menurutnya kerusakan pada jalan tersebut tidak terjadi pada struktur utama dan tim dari DPU sudah melakukan pengecekan.
Suwarto meminta masyarakat agar tidak panik, namun tetap waspada. Pihaknya memastikan jalan tersebut aman untuk dilalui dan akan terus dipantau untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Suwarto juga mengatakan pihak pemberi CSR juga sudah dimintai untuk memperbaiki.
“Pemberi CSR sudah dimintai untuk memperbaiki,” ujar Suwarto.