Polda Jawa Tengah bersama Polrestabes Semarang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di 16 Kecamatan di Kota Semarang.
Sebanyak 30 Ton beras, digelontorkan ke titik-titik penyaluran dengan harga jual dibawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp 11.500/kg. Bahan pangan murah tersebut, menyasar masyarakat yang membutuhkan bantuan pangan di tengah melambungnya harga beras yang belakangan naik di pasaran.
Tak hanya beras, dalam Gerakan Pangan Murah tersebut juga ada Minyak Goreng premium yang dijual dengan harga Rp 15.000/liter, Gula pasir merk Manis Kita Rp 15.000/kg, Telur ayam ras Rp 20.000/kg, Tepung Rp 9.000/kg.
Hari ini Kamis (14/8/2025) GPM digelar di Kantor Kecamatan Banyumanik, dikutip dari akun instagram resmi milik Polrestabes Semarang yakni @polrestabessemarang_official, sekitar 2.000 hingga 2.500 orang menunjukan antusiasmenya dalam program Gerakan Pangan Murah ini.
Acara tersebut dibuka oleh Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo, dia mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dengan membantu meringankan beban ekonomi warga melalui GPM.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, turut mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Polri ini.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Syahduddi menambahkan, pihaknya secara rutin melaksanakan kegiatan pangan murah di 17 Polsek jajaran, pada awal program pihaknya menargetkan tiap Polsek menyalurkan beras SPHP 10 ton per hari, kemudian naik menjadi 15 ton per hari dan hingga hari ini pihaknya telah menyalurkan beras hampir 100 ton melalui 17 Polsek di wilayah Polrestabes Semarang.