Kasus kehilangan perhiasan bernilai ratusan juta yang dialami oleh salah satu pengunjung sebuah restoran di Jalan Ahmad Yani, Kota Semarang pada 12 Juli 2026 kini tengah menyita perhatian netizen.
Pasalnya nilai perhiasan yang tak sedikit ini raib dari dalam mobil, pada saat korban memarkirkan mobilnya dengan jasa Valet yang tersedia di restoran tersebut. Korban membagikan kejadian tersebut melalui akun Instagramnya yakni @salsa.shalibi ditinjau pada hari Senin (14/9/2026).
Dalam unggahan tersebut, korban mengaku mengunggah kronologi di media sosial karena tak kunjung menemui titik terang atas kasus tersebut. Berikut detail kejadian yang kami rangkum berdasarkan unggahan korban.
Kronologi Kejadian:
Rincian Barang Hilang:
Klarifikasi Manajemen Antara Kata Coffee
Dikutip dari akun Instagram @antarakata.coffee pada hari Senin (14/9/2026), pihak management resto Antara Kata telah berupaya membantu korban sejak awal kejadian dengan memberikan rekaman CCTV dan membantu proses olah TKP dengan pihak kepolisian, serta memberikan keterangan dan menjadi saksi dalam proses yang tengah berjalan.
Mereka juga menjelaskan bahwa VIP Valet merupakan pihak ketiga yang menyediakan layanan valet di lokasi resto, dan layanan serta personel VIP Valet bukan bagian dari manajemen maupun tim operasional resto.
Pada saat kejadian, tercatat dua personel VIP Valet saat kejadian dan keduanya telah mangkir dua kali panggilan dari pihak kepolisian, pihak resto juga terus berkomunikasi dengan korban dan VIP Valet serta mendorong agar pihak-pihak terkait tetap kooperatif dalam proses penyelidikan.
Pihak resto juga telah menyediakan perlindungan asuransi terhadap risiko kehilangan atau kerusakan yang mungkin timbul dari layanan pihak ketiga sejak awal. Namun demikian, proses pengajuan klaim memiliki ketentuan dan persyaratan yang perlu dipenuhi, termasuk keputusan yang memiliki kekuatan hukum.
Penanganan Kepolisian
Dikutip dari laman Detik.com, Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena membenarkan adanya laporan kasus tersebut dan kini telah memeriksa saksi-saksi serta tengah dilakukan proses lidik terhadap pelaku.