Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, pada tanggal 5 Juni 2025, PT Pertamina melakukan launching Pertamax Green di Jawa Tengah, tepatnya di SPBU Coco Sisingamangaraja, Kota Semarang.
Pertamax Green merupakan produk Bahan Bakar Minyak (BBM) terbaru yang berasal dari bahan baku tebu yang didapat dari petani lokal Indonesia. Pertamax Green memiliki Research Octane Number (RON) 95 dan campuran bioetanol sejumlah 5%, BBM ini diklaim lebih ramah lingkungan dan dirancang untuk mengurangi emisi gas buangan.
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri mengatakan, hingga kini Pertamina telah memiliki 119 SPBU yang menjual Pertamax Green yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur dan terbaru di wilayah Jawa Tengah.
Pertamax Green telah hadir di 3 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Semarang, yakni SPBU Coco 41.502.02 Jalan Sisingamangaraja, SPBU 44.501.44 Jalan Moch Ichsan, Kecamatan Ngaliyan, dan SPBU 44.502.32 Jalan Kompol Soekanto, Kecamatan Sambiroto, Kota Semarang.
Plt Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra mengatakan, Pertamina ingin menciptakan dampak ganda, yakni menurunkan emisi karbon dan mendorong ekonomi hijau. Pertamina menargetkan Pertamax Green hadir di 150 SPBU hingga akhir tahun 2025.
Dalam event ini, kurang lebih 50 driver ojek online berkesempatan untuk merasakan penggunaan Pertamax Green untuk pertama kalinya di SPBU Coco Sisingamangaraja.
Selain launching produk BBM baru, dalam event ini Pertamina juga menggelar kampanye peduli lingkungan, ada RVM (Reverse Vending Machine), yang dapat mengumpulkan botol atau wadah minuman bekas, seperti botol kaca, botol plastik dan kaleng aluminium, dulur akan mendapatkan poin di aplikasi My Pertamina yang kemudian bisa ditukar dengan saldo gopay, dana, shopeepay, saldo ke rekening BSI (Bank Syariah Indonesia), Link Aja, poin yang telah ditukar tersebut bisa digunakan transaksi dengan Qris.
Ada juga kolaborasi Pertamina dengan UCollect di SPBU Coco Sisingamangaraja, program ini memungkinkan dulur yang memiliki limbah minyak jelantah untuk menukarnya menjadi rupiah, penukaran minyak jelantah ini akan diberikan cashback mulai dari Rp 6.000 rupiah per liternya.
Ada juga Pojok UMKM di Bright Store yang menghadirkan produk UMKM unggulan mitra binaan, kolaborasi TLJ (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) Regional Jawa Tengah dengan PT Pertamina Retail.