Seorang pria tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan Pahlawan Semarang saat gelar konser Pesta Rakyat Bhayangkara 2024 Polda Jateng pada Rabu (17/7/2024) malam.
Diketahui korban bernama Dedi, seorang tukang parkir di jalan Pahlawan mengalami dua luka tusuk di pinggangnya.
Kasus penusukan itu berawal dari adu mulut antar tukang parkir di sekitar lokasi kejadian.
Pelaku penusukan bernama Yusuf warga Purwodinatan menjelaskan, awalnya dia memarkirkan kendaraan pengunjung konser di Jalan Pahlawan depan kantor Gubernuran.
“Saya jaga parkir di jalan Pahlawan depan kantor Gubernuran. Saat itu ada seorang perempuan mengeluhkan helm yang hilang kepada saya lalu saya jawab tidak tahu,” ujar Yusuf, Kamis (18/7/2024).
Setelah itu, Yusuf menanyakan ke temannya tukang parkir yang jaga di tempat hilangnya helm tersebut. “Saya tanya ternyata yang jaga Dedi, orang itu sudah menjadi kebiasaan sering meninggalkan parkirnya dan tidak dijaga,” terang Yusuf.
Mengetahui hal tersebut, Yusuf kemudian mencari Dedi hingga di jalan Kusumawardani, keduanya cek cok perihal parkir, karena pelaku emosi dan terpengaruh alkohol, pelaku langsung melakukan penganiayaan dengan cara memukul dan menusuk korban sebanyak dua kali.
“Saya cari ketemu di Jalan Kusumawardani lalu saya cekcok karena kerja dia tidak bagus untuk sesama tukang parkir. Lalu saya pukul dan tusuk dua kali di pinggangnya,” jelas Yusuf.
Kasatreskrim Kompol Andika Dharma Sena mengatakan, pelaku diamankan dua jam setelah kejadian.
“Kita tim gabungan mengejar pelaku dan kurang dari dua jam pelaku kita amankan. Pelaku diketahui warga Purwodinatan biasa menjadi tukang parkir di jalan Pahlawan,” terang Andika.
Korban sudah dalam perawatan tim medis, dan pelaku dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 351 ayat 1 dan UU Darurat mengenai Sajam.