Kebakaran terjadi di sebuah rumah huni di wilayah Banyumanik, Kota Semarang pada hari Kamis (27/8/2026) sekira pukul 11.40 WIB.
Video terkait kejadian tersebut diunggah salah satunya oleh akun Instagram @infokejadian__semarang, dikutip pada hari Jumat (28/8/2026).
“Terjadi kebakaran salah satu rumah warga di Banyumanik. Saat ini sudah dipadamkan tim damkar. Sempat ada yang terjebak, namun sudah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS Hermina Banyumanik,” tulis akun @infokejadian__semarang.
Dikutip dari laman Detik.com pada hari Jumat (28/8/2026) diketahui akibat kebakaran ini, seorang bayi berusia lima bulan berinisial N meninggal dunia meski sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Hermina, seorang balita berinisial A (4) kini dirujuk ke RSUP dr. Kariadi untuk menjalani tindakan operasi dan seorang asisten rumah tangga (ART) bernama Nurjannah (50) masih dirawat di RS Umum Hermina.
Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Banyumanik, Kompol Hengky Prasetyo kepada Detik.com pada hari Jumat (28/8/2026). Ditanya terkait operasi apa yang dijalani balita A, Hengky mengatakan belum mengetahui detail operasi apa yang akan dijalani balita A.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang, Tantri Pradono, menjelaskan kebakaran diduga berasal dari ledakan tabung gas yang bocor di ruangan tertutup.
Sebanyak tiga penghuni rumah, yakni Nurjannah (50) asisten rumah tangga (ART), balita A (4) dan bayi N berusia lima bulan mengalami luka bakar. Pada saat kejadian, ketiganya berada di ruang keluarga yang juga digunakan sebagai dapur.
Ketiganya berhasil diselamatkan oleh warga, Nurjannah mengalami luka bakar ringan, dua balita mengalami luka bakar cukup serius, para korban kemudian dibawa ke RSU Hermina Banyumanik guna mendapatkan pertolongan medis.
Tantri menjelaskan, petugas pemadam sempat mengalami kendala untuk masuk ke lokasi kebakaran karena akses jalan yang sempit. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa memastikan tutup dan regulator gas aman, serta mengecek rutin terkait kelistrikan di rumah.