Dilema Geothermal Gunung Ungaran : Belajar Dari Filipina Dan Jepang, Menakar Pro-Kontra Energi Baru Terbarukan

Kudureti News

3 September 2026 | 2 Menit Baca

Placeholder image
Penulis: Acil
|
Editor: Tim IKS

Proyek Geothermal di Indonesia tengah gencar-gencarnya digarap. Sebuah energi terbarukan, dengan memanfaatkan lokasi beberapa wilayah di Indonesia yang berada dalam zona cincin api. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi yang telah beroperasi yakni Kamojang (Kabupaten Bandung dan Garut), Salak (Bogor dan Sukabumi), Wayang Windu (Pangalengan), Darajat (Garut), Patuha, Karaha (Garut), Dieng (Jawa Tengah), Sibayak (Kabupaten Karo), Ulubelu (Way Panas), Lahendong (Sulawesi Utara), Ulumbu (Manggarai) dan Sokoria (Ende).

 

Terbaru, Gunung Ungaran, kini tengah berada dalam tahap eksplorasi. Di satu sisi, geothermal menawarkan sumber energi bersih yang stabil dan rendah emisi karbon dibandingkan dengan pembangkit fosil. Namun di sisi lain rencana proyek tersebut mendapat ribuan penolakan oleh masyarakat lokal dan WALHI (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) terkait potensi dampaknya terhadap lingkungan. 

 

Mari kita menilik proyek geothermal di Filipina, salah satu negara yang berhasil mengoptimalkan geothermal hingga menyumbang sekitar 10-13% kebutuhan listrik nasionalnya. Hal ini didukung oleh regulasi mitigasi yang ketat, kemitraan nilai tambah dengan warga lokal, serta teknologi reinjection air limbah tambang kembali ke perut bumi guna mencegah pencemaran air permukaan.

 

Selain negara Filipina, negara Jepang, yang pada awalnya juga mengalami penolakan terhadap rencana proyek geothermal dari asosiasi pemilik pemandian air panas tradisional (Onsen). Warga khawatir ekstraksi panas bumi akan merusak pasokan serta suhu air panas alami yang menjadi mata pencaharian mereka. Kemudian pemerintah Jepang mewajibkan pengembang untuk tidak mengganggu akuifer dangkal, pembangkit hanya mengambil uap panas dari kedalaman ekstrem mencapai 3.000 meter.

 

PLTP di Jepang mengembangkan skala kecil dan teknologi Binary Cycle, teknologi ini dapat menghasilkan listrik dari suhu air yang lebih rendah tanpa mencemari lingkungan, sehingga dampaknya terhadap bentang alam minimal. Konservasi taman nasional yang ketat, serta benefit sharing kepada warga, listrik atau sisa air panas dari proyek tersebut dimanfaatkan kembali untuk penghangat rumah warga saat musim dingin, rumah kaca pertanian, dan budidaya ikan lokal sehingga masyarakat merasakan dampak ekonomi langsung.

 

Kekhawatiran masyarakat di Gunung Ungaran bukan tanpa alasan jika melihat rekam jejak domestik. Di wilayah Dieng, ditinjau dari video kanal Youtube milik Indonesia Baru, warga sekitar proyek geothermal di Dieng mengeluhkan penurunan kualitas air terjadi di sekitar wilayah proyek geothermal Dieng, air yang biasa dikonsumsi, kini berubah menjadi asin, keruh serta diduga mengandung material semen dan logam akibat proses ekstraksi mineral dari dalam bumi.

 

Warga juga mengeluhkan kerusakan tanaman kentang yang menjadi komoditas pertanian utama di dataran Dieng yang diduga terkait dengan operasi geothermal, serta konflik lahan. Yang mengkhawatirkan lagi, apabila terjadi kebocoran di sekitar area operasional, warga bisa terkena paparan gas beracun hidrogen sulfida yang bersifat korosif, beracun dan berbahaya bagi pernapasan.

 

Peristiwa keracunan gas ini sudah dirasakan warga sekitar Sorik Marapi, Mandailing Natal, Sumatra Utara, pada bulan Februari 2024, sebanyak kurang lebih 123 warga dilarikan ke rumah sakit karena mengalami gejala keracunan. Maka mitigasi bencana yang presisi dan perencanaan matang mutlak diperlukan, dan kewajiban pemerintah selaku penyelenggara adalah memastikan keamanan masyarakat di atas segalanya.

#geothermal #gunungungaran #geothermalungaran #pro-kontrageothermal #kejadiansemarang

Berita Lainnya

mayat-seorang-wanita-misterius-ditemukan-dalam-kondisi-terbakar-di-pos-ronda-wilayah-demak-ada-luka-di-bagian-kepala

Mayat Seorang Wanita Misterius Ditemukan Dalam Kondisi Terbakar Di Pos Ronda Wilayah Demak: Ada Luka Di Bagian Kepala

Kudureti News Sep 2, 2026
terduga-pelaku-curanmor-di-mangkang-kembalikan-motor-korban-tinggalkan-sepucuk-surat-ngaku-khilaf-dalam-kondisi-mabuk

Terduga Pelaku Curanmor Di Mangkang Kembalikan Motor Korban: Tinggalkan Sepucuk Surat, Ngaku Khilaf Dalam Kondisi Mabuk

Kudureti News Sep 1, 2026
otak-dibanjiri-distraksi-digital-ini-5-alasan-catur-bisa-jadi-latihan-otak-terbaik

Otak Dibanjiri Distraksi Digital? Ini 5 Alasan Catur Bisa Jadi ‘Latihan Otak’ Terbaik!

Kudureti News Agt 31, 2026
kabar-duka-balita-korban-kebakaran-di-banyumanik-meninggal-dunia-sempat-jalani-operasi-di-rsup-dr-kariadi

Kabar Duka: Balita Korban Kebakaran Di Banyumanik Meninggal Dunia, Sempat Jalani Operasi Di RSUP Dr. Kariadi

Kudureti News Agt 31, 2026
tradisi-nginang-permen-karet-khas-nusantara-yang-kian-tergerus-zaman

Tradisi Nginang: “Permen Karet” Khas Nusantara Yang Kian Tergerus Zaman

Kudureti News Agt 26, 2026
primaria-fest-2026-semarang-datang-dulur-iks-jangan-lupa-pake-kode-promonya-ya

Primaria Fest 2026 Semarang Datang! Dulur IKS Jangan Lupa Pake Kode Promonya Ya!

Kudureti News Agt 24, 2026
women-s-fun-fishing-tournament-gak-cuma-senang-pulang-bawa-ikan-bara-puan-bekali-pesan-jaga-pesisir-dari-ancaman-tenggelam

Women’s Fun Fishing Tournament: Gak Cuma Senang Pulang Bawa Ikan, Bara Puan Bekali Pesan Jaga Pesisir Dari Ancaman Tenggelam

Kudureti News Agt 24, 2026
semarang-rasa-di-jepang-spot-foto-viral-cantiknya-bunga-tabebuya-di-jalan-madukoro

Semarang Rasa Di Jepang: Spot Foto Viral! Cantiknya Bunga Tabebuya Di Jalan Madukoro

Kudureti News Agt 22, 2026
rayakan-hut-ri-ke-81-pemerintah-kota-semarang-gelar-event-musik-gratis-untuk-warga-di-balaikota

Rayakan HUT RI Ke-81, Pemerintah Kota Semarang Gelar Event Musik Gratis Untuk Warga Di Balaikota

Kudureti News Agt 17, 2026
semarang-makin-semarak-oti-fried-chicken-dan-kov-koffie-segera-buka-gerai-baru

Semarang Makin Semarak: OTI Fried Chicken Dan KOV Koffie Segera Buka Gerai Baru

Kudureti News Jul 31, 2026
moenasiah-short-escape-pecinta-literasi-ngopi-slow-bar-sambil-baca-buku-di-semarang

Moenasiah, Short Escape Pecinta Literasi: Ngopi Slow Bar Sambil Baca Buku Di Semarang

Kudureti News Jul 28, 2026
resep-semur-daging-sapi-sederhana-empuk-simpel-dan-pastinya-enak

Resep Semur Daging Sapi Sederhana: Empuk, Simpel Dan Pastinya Enak

Kudureti News Mei 30, 2026
poj-city-bersolek-lagi-bakal-ada-hotel-bintang-empat-satu-kawasan-dengan-mall-23-semarang

POJ City Bersolek Lagi! Bakal Ada Hotel Bintang Empat, Satu Kawasan Dengan Mall 23 Semarang!

Kudureti News Mei 18, 2026
ekomendasi-cafe-dan-resto-ciamik-di-kota-lama-semarang-perpaduan-bangunan-vintage-dengan-lezatnya-sajian-premium

Ekomendasi Cafe Dan Resto Ciamik Di Kota Lama Semarang : Perpaduan Bangunan Vintage Dengan Lezatnya Sajian Premium

Kudureti News Mei 11, 2026
enak-dan-segar-tiga-olahan-sayur-khas-jawa-tengah-yang-lezat-dan-populer

Enak Dan Segar : Tiga Olahan Sayur Khas Jawa Tengah Yang Lezat Dan Populer

Kudureti News Mar 17, 2026
wisata-religi-museum-sejarah-islam-di-jawa-tengah-yang-wajib-dikunjungi-untuk-mengisi-ramadhanmu

Wisata Religi : Museum Sejarah Islam Di Jawa Tengah Yang Wajib Dikunjungi Untuk Mengisi Ramadhanmu

Kudureti News Mar 2, 2026
bingung-mau-ngabuburit-kemana-yuk-kesini-viewnya-bagus-loh

Bingung Mau Ngabuburit Kemana? Yuk Kesini, Viewnya Bagus Loh!

Kudureti News Feb 25, 2026
kuliner-legendaris-khas-semarang-ragam-jenis-olahan-tahu-yang-enak-dan-populer

Kuliner Legendaris Khas Semarang : Ragam Jenis Olahan Tahu Yang Enak Dan Populer

Kudureti News Jan 21, 2026
ai-ethics-dapatkah-kita-mempercayai-mesin-untuk-membuat-keputusan-moral

AI Ethics: Dapatkah Kita Mempercayai Mesin Untuk Membuat Keputusan Moral

Kudureti Feb 28, 2025
fintech-di-indonesia-bagaimana-teknologi-membantu-umkm-berkembang

Fintech Di Indonesia: Bagaimana Teknologi Membantu UMKM Berkembang

Kudureti Feb 27, 2025
teknologi-energi-terbarukan-panel-surya-dengan-efisiensi-50-lebih-tinggi

Teknologi Energi Terbarukan: Panel Surya Dengan Efisiensi 50% Lebih Tinggi

Kudureti Feb 26, 2025