Kecelakaan melibatkan kereta dan sepeda motor terjadi di perlintasan kereta wilayah Kokrosono, Banjir Kanal Barat pada hari Senin (20/7/2026) pagi.
Foto dan informasi mengenai kejadian tersebut diunggah salah satunya oleh akun instagram @kejadiansmg.
“Innalillahi, kecelakaan pagi ini lur, lokasi di Palang Rel Kokrosono BKB. Pengendara motor bonceng anak sekolah tertemper kereta. Saat ini dibawa ke RS Kariadi,” tulis akun @kejadiansmg, dikutip pada hari Senin (20/7/2026).
Dikutip dari laman detik.com pada hari Senin (20/7/2026), diketahui seorang korban, siswa SD berinisial HRA (9) meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.
Kejadian bermula saat pemotor berbonceng tiga, yang dikendarai paman korban yakni Rujito (45) dengan pembonceng HRA (9) dan ZIA (12) kakak beradik siswa SD, menerobos palang pintu perlintasan yang telah tertutup sempurna. Meski telah diperingatkan dan diteriaki petugas penjaga perlintasan, pengendara motor tetap menerobos palang.
Hal ini disampaikan oleh Kanit Reskrim Polsek Semarang Tengah, Iptu Nurul kepada detik.com, akibatnya, bagian belakang sepeda motor tertabrak kereta barang yang melaju dari arah barat menuju timur. Pengendara sepeda motor beserta kedua pembonceng terpental hingga ke pembatas jalan.
Menurut Nurul, saat dievakuasi ke RSUP Dr. Kariadi Semarang, para korban dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Untung, mengatakan kepada detik, bahwa korban berinisial HRA (9) meninggal dunia meski sempat mendapatkan penanganan medis, sementara pamannya Rujito dan kakaknya ZIA masih menjalani perawatan akibat cedera kepala yang dialami.
Kejadian ini kembali menjadi pengingat kepada seluruh pengguna jalan, agar senantiasa berhati-hati dan waspada dalam berkendara terlebih ketika hendak melintasi perlintasan kereta. Semoga korban ditempatkan di sisi terbaik-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta penguatan.